sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin Picu Kekhawatiran Petani Tembakau

News editor Danandaya Arya Putra
05/03/2026 20:07 WIB
Petani tembakau sedang diliputi kekhawatiran atas rancangan regulasi yang membatasi kadar tar dan nikotin
Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin Picu Kekhawatiran Petani Tembakau
Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin Picu Kekhawatiran Petani Tembakau

IDXChannel - Petani tembakau sedang diliputi kekhawatiran atas rancangan regulasi yang membatasi kadar tar dan nikotin dalam satu batang rokok. Regulasi itu berpotensi mengancam keberlangsungan ekosistem petani tembakau. 

Sekjen DPN Asosiasi Petani Tembakau Nasional Indonesia (APTI) mengatakan, para petani di seluruh Nusantara saat ini telah dihadapi oleh berbagai tantangan seperti anomali iklim dan regulasi. Hal ini tentunya berpotensi terjadinya penurunan produksi dan serapan tembakau.

"Dan, sekarang yang menjadi momok ada regulasi yang menghadang kami adalah soal pembatasan kadar tar dan nikotin," kata Sekjen DPN Asosiasi Petani Tembakau Nasional Indonesia (APTI), Muhdi dikutip Kamis (5/3/2026).

"Pembatasan kadar tar dan nikotin, 90 persen tembakau kita mau dikemanakan? Mana ada teknologi yang bisa secepat kilat mengubah kadar nikotin tembakau kita? Terus bagaimana dampaknya ke petani? 90 persen varietas tembakau lokal mati, kiamat bagi petaninya," lanjut dia.

Dia menejelaskan bahwa tembakau adalah komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomisnya sangat tinggi. Tembakau terbukti menghidupkan perputaran kebutuhan masyarakat di daerah seperti Madura, Temanggung, Lamongan, Jember dan lainnya.  

“Pemerintah harus fair, padahal kita belum ratifikasi FCTC, tapi aturannya sangat menyakiti dan mematikan petani. Seperti memaksakan pembatasan kadar tar dan nikotin," kata dia. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement