IDXChannel- Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh menyebut kebijakan tarif impor Amerika Serikat berdampak negatif pada ekonomi global. Dia menyebut tarif tinggi tersebut mengganggu rantai pasok internasional.
Hal itu disampaikan Chinh dalam pidatonya di hadapan parlemen pada Senin (5/5/2025) sebagaimana dikutip dari Yahoo Finance. Saat ini Vietnam dikenakan tarif impor dari AS sebesar 46 persen.
"Langkah balas-membalas berupa tarif yang diterapkan Presiden Trump memberi tekanan besar pada perekonomian global," kata Chinh.
Sebab, Vietnan sangat bergantung kepada ekspor. Dengan kebijakan tarif itu, kondisi ekonomi Vietnam dalam keadaan sulit dan rumit.
Chinh menjelaskan Vietnam terus berusaha meredam dampak dari tarif tinggi itu dengan berdialog langsung bersama pemerintahan AS. Ia menyebut Vietnam termasuk salah satu negara pertama yang diizinkan untuk melakukan negosiasi dengan AS.