Dahnil juga meyakini negara-negara yang tengah berkonflik memahami ibadah haji membawa pesan perdamaian bagi dunia.
“Haji itu sejatinya membawa pesan perdamaian, ada pesan kesetaraan, ada pesan perlindungan terhadap perempuan, ada pesan tidak menyakiti bahkan tumbuh-tumbuhan dan hewan tidak boleh disakiti. Jadi ada pesan perdamaian,” katanya.
Menurut dia, para pemimpin negara yang sedang berkonflik diharapkan mampu menangkap nilai-nilai tersebut, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ibadah haji.
Di sisi lain, dia menekankan pentingnya kesiapan petugas haji dalam memberikan pelayanan optimal kepada jamaah. Tahun ini, pemerintah mengirim lebih dari 400 petugas yang akan diberangkatkan secara bertahap.
“Mereka ini harus full melayani jamaah,” kata dia.