“Enggak mungkin gara-gara kita puasa, semuanya harus merasakan puasa. Yang tidak puasa karena keyakinan berbeda tidak bisa makan dan minum. Ini harus dipertimbangkan dalam membangun kebersamaan,” kata dia.
Menjawab pertanyaan soal sweeping, Wamenag menegaskan tidak ada rencana aksi semacam itu. “Enggak ada, enggak ada sweeping-sweeping. Itulah bentuk penghormatan kita bahwa selain kita yang berpuasa, masih ada saudara kita yang tidak berpuasa,” katanya.
Dia pun menegaskan pentingnya membangun koridor kebersamaan agar perbedaan tidak merusak persatuan bangsa. “Harus dibangun suasana saling menghormati, sehingga persatuan kita tidak terganggu karena perbedaan,” ujarnya.
Terkait kemungkinan edaran dari Kementerian Agama, Wamenag menjelaskan bahwa urusan keamanan bukan menjadi kewenangan pihaknya. “Kalau wilayah keamanan, itu bukan wilayah Kementerian Agama. Ada institusi lain yang berwenang,” kata dia.
Dia pun optimistis situasi Ramadan tahun ini akan berjalan kondusif. “Kita melihat suasana hari ini semakin kondusif. Insyaallah seterusnya,” katanya.
(Dhera Arizona)