sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Emas Salip Treasury AS Jadi Aset Cadangan Teratas di Dunia

Banking editor Wahyu Dwi Anggoro
03/06/2026 12:58 WIB
Emas menjadi komponen terbesar cadangan devisa global pada 2025, melampaui kepemilikan obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan euro.
Emas Salip Treasury AS Jadi Aset Cadangan Teratas di Dunia. (Foto: Freepik)
Emas Salip Treasury AS Jadi Aset Cadangan Teratas di Dunia. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Emas menjadi komponen terbesar cadangan devisa global pada 2025, melampaui kepemilikan obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan euro.

Menurut Bank Sentral Eropa (ECB), emas menyumbang 27 persen dari total cadangan devisa global pada akhir 2025.

Dilansir dari Xinhua pada Rabu (3/6/2026), angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan 22 persen untuk Treasury AS dan 15 persen untuk euro.

Data yang dirilis oleh ECB menunjukkan bahwa pembelian emas oleh bank sentral global melonjak pada 2022, mencapai puncaknya di 2024, dan kemudian mereda tahun lalu.

Pembelian emas oleh bank sentral turun menjadi sekitar 850 ton tahun lalu, di bawah tingkat rata-rata antara 2022 dan 2024 yang mencapai lebih dari 1000 ton. 

Meskipun harganya berada pada level tertinggi dalam sejarah tahun lalu, permintaan emas tetap tinggi.

"Peningkatan pangsa emas dalam cadangan devisa sebagian besar didorong oleh kenaikan harga yang pesat," kata ECB.  

Harga emas melonjak sebesar 60 persen secara nominal pada 2025. Selain diversifikasi, bank sentral menggunakan emas sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik. 

Namun, dibandingkan dengan mata uang fiat, status emas sebagai bagian dari cadangan memiliki keterbatasan, demikian argumen laporan ECB, dengan menyebutkan volatilitas harga, ketidakmampuan untuk mendapatkan imbalan, biaya penyimpanan yang tinggi, dan pasokan yang tidak elastis. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement