Dari sisi tata kelola aset, LPEI membukukan pemulihan dari pos collection dan special asset senilai Rp648 miliar.
Peningkatan mutu portofolio ini sukses menekan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net turun ke level 1,77 persen, membaik signifikan dari posisi Desember 2025 yang sempat berada di angka 2,41 persen.
Dalam menjalankan mandat mendukung program ekspor nasional melalui skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE), total kucuran dana (disbursement) PKE dari Indonesia Eximbank pada Kuartal I 2026 mencapai Rp3,6 triliun, atau melompat kencang hingga 39 persen secara YoY.
Kontributor terbesar dari penyerapan dana ini disumbang oleh Program PKE Trade Finance dan PKE Kawasan. Sementara itu, Program PKE Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mencatatkan diri sebagai program dengan basis portofolio debitur paling gemuk, yang menandakan program ini sukses merangkul pelaku usaha kecil untuk merambah pasar dunia.