Hal ini didorong oleh pengelolaan portofolio penjaminan yang lebih selektif, peningkatan kualitas underwriting, serta optimalisasi pendapatan investasi.
Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis dan penguatan tata kelola.
“Kinerja positif ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas. Kami optimis tren positif ini dapat terus berlanjut ke depan,” ujar Hari Purnomo.
Selain itu, Jamkrindo Syariah mencatatkan jumlah penghasilan komprehensif sebesar Rp161,69 miliar, yang semakin memperkuat posisi keuangan perusahaan secara keseluruhan.
Dari sisi kepatuhan, laporan keuangan 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan perusahaan.