AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun, BCAP Catat Laba Rp147 Miliar di 2021

BANKING
Fahmi Abidin
Senin, 18 April 2022 17:44 WIB
PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melaporkan hasil keuangan audit yang berakhir pada 31 Desember 2021, dengan pendapatan konsolidasi sebesar Rp2.735 miliar.
Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun, BCAP Catat Laba Rp147 Miliar di 2021. (Foto: MNC Media)
Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun, BCAP Catat Laba Rp147 Miliar di 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melaporkan hasil keuangan audit yang berakhir pada 31 Desember 2021, dengan pendapatan konsolidasi sebesar Rp2.735 miliar. Pendapatan BCAP tahun 2021 terutama berasal dari bunga dan dividen sebesar Rp1.532 miliar atau setara dengan 56,0% dari total pendapatan, diikuti oleh pendapatan pasar modal sebesar Rp434 miliar, kemudian pendapatan premi bersih sebesar Rp372 miliar.

Pada 2021, Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan digital dari hanya Rp72 miliar pada 2020 menjadi Rp145 miliar pada 2021, peningkatan signifikan YoY sebesar 100,5%. Laba sebelum pajak meningkat 97,4% dari Rp85 miliar di FY-2020 menjadi Rp167 miliar di FY-2021 dengan margin meningkat hampir dua kali lipat menjadi 6,1% dari 3,2% tahun lalu.

Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp147 miliar untuk 2021, naik 124,6% YoY, dari Rp66 miliar pada FY-2020, ini berarti peningkatan marjin laba bersih yang signifikan dari 2,5% menjadi 5,4%. Sedangkan total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perseroan tercatat sebesar Rp142 miliar.

Dari segi laporan posisi keuangan, Perseroan mencatat kenaikan jumlah aset dari Rp19.102 miliar ke Rp21.654 miliar, jumlah liabilitas naik 11,7% menjadi Rp15.646 miliar, dan jumlah ekuitas naik 17,9% dari Rp5.094 miliar menjadi Rp6.008 miliar.

“Perseroan telah memberikan hasil yang luar biasa pada tahun 2021 ditengah pandemi. Di tengah pandemi Covid-19, Perseroan terus meningkatkan inisiatif digitalisasi, berhasil meluncurkan dan melakukan rebranding layanan untuk meningkatkan jangkauan nasabah dan meningkatkan pengenalan merek,” ungkap Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group, pada Senin (18/4/2022).

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD