AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

PPKM Mikro Sukses Turunkan Kasus Covid-19 di Malang

ECONOMIA
Kamis, 18 Februari 2021 12:30 WIB
PPKM skala mikro di Kota Malang diklaim berhasil. Hal ini berdasarkan data penambahan pasien positif covid-19 yang mengalami penurunan signifikan. 
PPKM Mikro Sukses Turunkan Kasus Covid-19 di Malang (FOTO: MNC Media)
PPKM Mikro Sukses Turunkan Kasus Covid-19 di Malang (FOTO: MNC Media)

IDXChannel -  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kota Malang diklaim berhasil. Hal ini berdasarkan data penambahan pasien positif covid-19 yang mengalami penurunan signifikan. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang Sri Winarni mengatakan, berdasarkan data yang masuk angka penambahan pasien COVID-19 sudah mulai menurun. Hal ini terbukti bila ada 4.273 RT atau berada di persentase lebih dari 90 persen berstatuskan zona kuning dan hijau. 

"Alhamdulillah lebih dari 4.000 sekian RT yang dibentuk poskonya itu, tidak ada yang zonanya oranye, atau pun merah, ini kita akan terus meningkatkan penanganan, ini supaya semakin lama banyak yang hijau," ungkap Sri Winarni pada Kamis (18/2/2021). 

Menurut Sri, penanganan COVID-19 yang sinergi antar lembaga baik dari puskesmas, kepolisian, TNI, camat dan lurah begitu mempengaruhi tingkat penurunan pasien Covid-19 di Kota Malang. 

"Artinya sejak PPKM satu dua, terus dilanjutkan mikro semakin membaik, apa yang kita lakukan semua unsur tadi dari Polresta, dari kodim, teman-teman camat lurah, serta masyarakat sendiri di posko itu apa yang dilakukan kan membawa hasil ini," bebernya. 

"Ini terbukti memberi treatment yang bagus, mempercepat penyembuhan, jadi isolasi mandiri kita sudah di bawah 100 sekarang. Jadi isolasi mandiri kita hanya sekarang 57 (orang)," tutur perempuan yang akrab disapa Winarni ini. 

Terpisah Wali Kota Malang Sutiaji mengaku angka penambahan pasien positif COVID-19 di Kota Malang sudah mulai bisa ditekan. "Pengurangan angka penularan, yang kedua kematian juga turun. Yang ketiga, tingkat kesembuhan tinggi," ucap Sutiaji pada Kamis pagi.

PPKM juga diklaim Sutiaji berhasil menyadarkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan, termasuk dengan membatasi mobilitas. "Sdebenarnya kesadaran masyarakat juga harus mengalami perkembangan lebih baik. Sudah mulai bagus (kepatuhan protokol kesehatan)," paparnya. 

Sebagai informasi berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kota Malang dalam tiga hari terakhir sejak 15 - 17 Februari 2021 terdapat penambahan 36 kasus. Dengan total hingga Kamis pagi 18 Februari 2021, 5.930 kasus, 173 kasus dalam pemantauan, 522 meninggal dunia, dan 5.235 sembuh.  (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD