Adapun capaian pertumbuhan tersebut disumbang dari sisi konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,98 persen, investasi 5,09 persen, serta belanja modal pemerintah yang melonjak 44,2 persen. Ekspor juga tumbuh positif 7,03 persen.
Selain itu, sektor pertanian tumbuh 5,03 persen, industri pengolahan 5,3 persen, sementara sektor transportasi, pergudangan, serta akomodasi makanan-minuman tumbuh di atas 7 persen. Kunjungan wisatawan nusantara juga bergerak naik mencapai 1,2 miliar perjalanan sepanjang 2025, naik 17,55 persen dibanding tahun sebelumnya.
Airlangga menekankan pertumbuhan ekonomi juga diiringi perbaikan indikator sosial. Tingkat kemiskinan turun ke 8,25 persen, rasio gini membaik di 0,36, dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,74 persen. Serapan tenaga kerja bertambah 2,71 juta orang.
"Momentum ini sangat sesuai dengan tema rencana kerja pemerintah, yaitu kedaulatan pangan, energi, dan transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju," kata Airlangga.
(NIA DEVIYANA)