sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Apindo Sebut RI Masih Punya Daya Tarik Investasi Meski Banyak Pabrik Otomotif Relokasi ke Vietnam

Economics editor Rohman Wibowo
07/07/2026 17:36 WIB
Kalangan dunia usaha menegaskan fenomena pergeseran investasi tersebut harus dilihat secara jernih.
Apindo Sebut RI Masih Punya Daya Tarik Investasi Meski Banyak Pabrik Otomotif Relokasi ke Vietnam. Foto: iNews Media Group.
Apindo Sebut RI Masih Punya Daya Tarik Investasi Meski Banyak Pabrik Otomotif Relokasi ke Vietnam. Foto: iNews Media Group.

"Kedua, kalau dari segi yang daya tarik, ini yang mungkin menjadi pekerjaan rumah kita ya, karena World Bank juga sudah memberikan survei perbandingan Indonesia dengan negara lain dari segi investasi, gitu. Jadi kesiapan perizinan, regulasi, dan lain-lain, ini juga menjadi catatan. Memang Vietnam mungkin karena negaranya juga lebih kecil, juga bisa mempermudah investor untuk masuk ke sana," kata Shinta.

Untuk mengejar ketertinggalan regulasi dan perizinan tersebut, Apindo bergerak aktif menyusun langkah konkret sebagai solusi jangka panjang. Saat ini, organisasi pengusaha tersebut sedang menginisiasi sebuah proyek percontohan program industrialisasi nasional dengan menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Wilayah Jawa Tengah sengaja dipilih sebagai pusat percontohan karena memiliki konsentrasi kawasan ekonomi yang sangat bervariasi dan potensial untuk dikembangkan.

Untuk merumuskan formula daya saing yang tepat, asosiasi pengusaha kini tengah merancang proyek percontohan industrialisasi berbasis kawasan ekonomi khusus. Kajian mendalam akan difokuskan pada perbandingan struktur biaya operasional secara langsung dengan sistem yang diterapkan oleh Vietnam.

"Ini kita bisa buatkan perbandingan, kita sekarang buat benchmarking. Sebenarnya apa sih yang dilakukan Vietnam? Insentif seperti apa yang mendorong investasi ke sana? Apa kemudahan-kemudahan berusaha yang disiapkan di Vietnam? Bagaimana dengan cost-nya, biaya? Kenapa cost mereka lebih rendah dibandingkan Indonesia? Apakah itu hubungannya dengan energy cost, labor cost, atau logistic cost? Ini semua harus kita perbandingkan," kata Shinta.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement