AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19567.55
-2.18%
-435.89
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Bersyukur Bisa Jualan Lagi, Pedagang Takjil Serbu Kawasan Masjid Akbar Kemayoran

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Rabu, 14 April 2021 17:11 WIB
Pedagang takjil memadati kawasan sekitar Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Bersyukur Bisa Jualan Lagi, Pedagang Takjil Serbu Kawasan Masjid Akbar Kemayoran. (Foto: MNC Media)
Bersyukur Bisa Jualan Lagi, Pedagang Takjil Serbu Kawasan Masjid Akbar Kemayoran. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pedagang takjil memadati kawasan sekitar Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat. Selama berjualan, mereka juga tetap patuhi protokol kesehatan ketat dengan pengawasan petugas patroli pengamanan di sekitar lokasi. 

"Bapak, Ibu, Sekalian dimohon tetap patuhi protokol kesehatan jaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun," ucap salah seorang petugas melalui pengeras suara, Rabu (14/4/2021). 

Berdasarkan pantauan jurnalis MNC Portal Indonesia di lokasi, terlihat puluhan pedagang berjualan dengan tetap memperhatikan jarak 1,5 meter. Terlihat pula tanda phylox sebagai pembatas jarak antar pedagang.

Penjual maupun pembeli takjil tetap memakai masker mereka. Sejumlah pedagang mengaku gembira dapat berjualan takjil kembali, diketahui sejak Ramadan tahun lalu dilarang.

"Meskipun masih keadaan pandemi Covid-19, kami bersyukur dapat kembali berjualan takjil kembali," ucap Siti (50) seorang pedagang kolak kepada MNC Portal.

Penerapan protokol kesehatan antara pembeli dan penjual diperhatikan sekali. Penjual pun mengapresiasi mengenai penerapan protokol kesehatan.

"Soal protokol kesehatan sudah bagus ya, penjual dan pembeli sudah sadar akan pentingnya masker serta menjaga jarak," tutur Sri (45) seorang pedagang gorengan kepada MNC Portal. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD