AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri, KCIC Tanggung Rugi hingga Rp1 Miliar

ECONOMICS
Oktorizi Alpino/Sindonews
Selasa, 09 November 2021 07:31 WIB
Lima orang berinisial SA (25), SU, AR (30), MLR (24) dan DY (46) melakukan pencurian terhadap besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri, KCIC Tanggung Rugi hingga Rp1 Miliar. (Foto: MNC Media)
Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri, KCIC Tanggung Rugi hingga Rp1 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Lima orang berinisial SA (25), SU, AR (30), MLR (24) dan DY (46) melakukan pencurian terhadap besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Alhasil, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) harus menelan kerugian sebesar Rp1 miliar.

"Kerugian barang bukti yang hilang hasil inventarisir dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2021 tercatat di list (daftar) material diperkirakan seharga 1 ( satu) miliar lebih," ujar Kanit Kanit Reskri Polsek Makasar, Iptu Zen di Jakarta Timur, Senin (8/11/2021). 

Terendusnya aksi pencurian besi proyek itu bermula saat SA dan SU ditangkap di sekitar tanah galian Cipinang Melayu pada Rabu (3/11/2021) sekira pukul 17.00 WIB. 
Selanjutnya secara bertahap, lanjut dia, pihaknya kembali mengamankan AR pada Kamis (4/11/2021).

"Kemudian kami melakukan pengejaran pelaku lainnya di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor," ucapnya.

Sementara, MLR dan DY ditangkap di Jalan Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu pada Sabtu (6/11/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.  "Selanjutnya terhadap kelima pelaku tersebut dilakukan penyidikan lebih lanjut di Unit Reskrim Polsek Makasar Polres Jakarta Timur," tururnya.

Dalam menjalankan aksinya, kata Zen, kelima pelaku memiliki peran masing-masing. Tersangka SA, SU, dan MLR adalah pelaku yang mengangkut besi proyek hasil curian. Sedangkan DY, orang yang mempersiapkan kendaraan untuk mengangkut besi curian menggunakan mobil pick up berwarna hitam.

Adapun, tersangka AR berperan merusak pagar area proyek untuk memudahkan aksi pencurian yang dilakukan para tersangka. Sementara tujuh pelaku lainnya masih buron dan kini tengah dalam pengejaran pihak kepolisian. 

Selain meringkus para tersangka, polisi mendapatkan barang bukti berupa satu unit mobil jenis pickup warna hitam bernopol E-8070-PU yang digunakan para pelaku untuk memindahkan hasil curiannya. Enam buah besi besar dengan panjang kurang lebih 6 meter, lima buah besi kecil dengan panjang kurang lebih enam meter, rekaman CCTV yang menyorot kejadian, serta berkas dokumen list material yang hilang.

Sebelumnya, Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur meringkus lima orang pencuri besi proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung. Kawanan itu ditangkap pada Rabu (3/11/2021).

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, kelima tersangka berinisial DY, SA, SU, AR dan MLR. Kelimanya ditangkap secara terpisah.

"30 Oktober 2021 lalu jam 02.00 WIB terjadi pencurian besi milik PT Wika yakni proyek kereta cepat. Security yang berjaga saat itu ingin menangkap pelaku namun melarikan diri. Tapi mobil dan besi ditinggalkan pelaku," ujarnya di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (8/11/2021). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD