AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Eks Menkeu Chatib Basri Ungkap Ramalannya Terbukti Tentang Ekonomi RI

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Sabtu, 21 Mei 2022 11:30 WIB
Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri mengungkap bahwa dirinya dua tahun lalu telah meramal kondisi ekonomi Indonesia akan kembali bangkit pada 2022.
Eks Menkeu Chatib Basri Ungkap Ramalannya Terbukti Tentang Ekonomi RI (FOTO: MNC Media)
Eks Menkeu Chatib Basri Ungkap Ramalannya Terbukti Tentang Ekonomi RI (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri mengungkap bahwa dirinya dua tahun lalu telah meramal kondisi ekonomi Indonesia akan kembali bangkit pada 2022.

“November 2020, saya memperkirakan ekonomi Indonesia baru pulih tahun 2022,” kata Chatib seperti dikutip dalam akun Twitternya, Sabtu (21/5/2022).

Chatib menambahkan, pada Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2022 telah pulih. Ekonomi tumbuh 5.,01 persen.

“Mengapa prediksi saya tepat? Jawabannya: kebetulan, ekonom membuat prediksi karena rasa humor yang tinggi,” ucapnya.

Seperti diketahui, BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2022 secara year on year (YoY) tumbuh 5,01 persen. BPS menilai hal ini disebabkan semakin pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, kata Kepala BPS Margo Yuwono, walau tumbuh secara YoY, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I (Q1) 2022 mencapai terkontraksi 0,96 persen (qtq) dibandingkan dengan Q4 2021.

Margo juga melaporkan bahwa neraca perdagangan pada Q1 2022 mengalami surplus USD9,33 miliar. Beberapa komoditas unggulan ekspor Indonesia mengalami peningkatan harga pada Q1 2022, antara lain CPO, batu bara, minyak mentah, timah, tembaga, dan nikel.

"Tak hanya itu, aktivitas produksi, konsumsi, dan investasi di Q1 2022 meningkat secara yoy," ujar Margo dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin(9/5/2022). 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD