Manajer aset tersebut melampaui perkiraan laba Wall Street pada Kuartal IV-2025, meraup laba bersih sebesar USD2,18 miliar tidak termasuk beberapa biaya sekali pakai.
Sahamnya naik 4,5 persen pada 2025 tetapi telah turun lebih dari 12 persen sepanjang tahun ini. (Wahyu Dwi Anggoro)