“Kami sangat bersyukur atas dukungan pemerintah dari berbagai sisi, mulai dari LPEI. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga Bea Cukai. Berkat dukungan tersebut, saat ini kami telah berhasil menembus pasar ekspor ke 55 negara,” ujar Richard.
Dia menjelaskan bahwa kebutuhan akan biaya atau pembiayaan yang kompetitif menjadi faktor krusial dalam kegiatan ekspor. Dalam hal ini, program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) dari LPEI berperan penting dalam memberikan pembiayaan, baik di awal maupun di akhir proses ekspor.
“Selain itu, adanya fasilitas penjaminan juga memberikan rasa aman bagi kami. Dengan dukungan tersebut, tim ekspor menjadi lebih percaya diri dan tidak ragu untuk memperluas pasar serta menembus pasar ekspor global,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman menjelaskan bahwa penugasan khusus ekspor merupakan program pemerintah yang dimandatkan kepada LPEI yang memiliki tujuan untuk mendorong industri strategis nasional dan UKM berdaya saing di pasar global serta menciptakan developmental impact.
“Dalam hal ini, PT Mega Global Food Industry merupakan salah satu pelaku usaha yang menerima manfaat PKE Trade Finance. LPEI mendukung proses transaksi ekspor melalui fasilitas pembiayaan pre dan postshipment, sehingga eksportir dapat menjaga arus kas perusahaan serta memperoleh modal kerja untuk produksi barang,” ujar Sulaeman.