AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Pendapatan Bio Farma Rp7,1 Triliun, Dirut: Sudah 99 Persen dari Target

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Senin, 23 Mei 2022 14:30 WIB
Kenaikan laba bersih induk Holding BUMN Farmasi ini didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 baik sifatnya reguler ataupun penugasaan.
Pendapatan Bio Farma Rp7,1 Triliun, Dirut: Sudah 99 Persen dari Target (FOTO:MNC Media)
Pendapatan Bio Farma Rp7,1 Triliun, Dirut: Sudah 99 Persen dari Target (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bio Farma (Persero) berhasil meraup pendapatan terkonsolidasi senilai Rp7,1 triliun pada kuartal I-2022. 

Capaian ini tercatat sudah 99 persen dari target perseroan senilai Rp7,14 triliun. Meski begitu, bila dibandingkan dengan periode sama pada 2021, pendapatan konsolidasi Bio Farma tumbuh sebesar 18 persen. 

"Capaian pendapatan Holding BUMN Farmasi sampai akhir Maret 2022 maka pencapaian kita 99 persen dibandingkan target kuartal I tahun ini Rp7,14 triliun dan pencapaian pendapatan kita sebesar Rp7,1 triliun. Kalau dibandingkan dengan periode sama pada tahun 2021, kita mengalami pertumbuhan sebesar 18 persen," ungkal Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Senin (23/5/2022).

Laba bersih konsolidasi sampai akhir Maret 2022 capai 234 persen dari target Rencana Kinerja Anggaran Perusahaan (RKAP)

"Namun jika dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu maka hal tersebut mengalami 29 persen, dengan kondisi yang tidak jauh berbeda di mana penugasan-penugasan untuk pandemi sudah mulai turun," ungkap dia. 

Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA

pada kuartal I-2022 sebesar 113 persen. Pencapaian itu cukup tinggi, namun kalau dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu memang terdapat penurunan sebesar 36 persen.

Sepanjang 2021, Bio Farma mencatat laba bersih sebesar 1,93 triliun pada akhir 2021. Jumlah ini meningkat 567,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Honesti menjelaskan kenaikan laba bersih induk Holding BUMN Farmasi ini didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 baik sifatnya reguler ataupun penugasaan. Laba bersih ini melebihi target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2021.

"Raihan laba bersih ini mencapai 186,9 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021. Kenaikan ini antara lain dampak dari pengadaan vaksin Covid-19 untuk pemerintah baik sifatnya penugasan maupun reguler,” tutur dia

Di sisi pendapatan mencapai Rp 43,4 triliun atau 253,7 persen dari target RKAP 2021. Jumlah ini naik 20,53 persen dibandingkan tahun 2020. Honesti juga mencatat pendapatan perseroan tahun lalu juga didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 untuk pemerintah sebesar Rp26,81 triliun. 

"Jika dibandingkan dengan RKAP 2021 terdapat pelampauan yang signifikan karena RKAP realisasi pada 2019 dan 2020 belum terdapat pengadaan vaksin," tutur Honesti.

Pendapatan juga didukung sinergi anak usaha baik dari aspek alat kesehatan, suplemen, dan obat-obat penanganan teraputik seperti favipiravir dan oseltamivir.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD