Oleh karena itu, manajemen bakal terus memperkuat tingkat kepatuhan sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola keuangannya. Langkah ini dijalankan dengan tetap berpegang teguh pada prinsip penambangan yang baik (good mining practice) serta tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
Di luar urusan bisnis dan operasional tambang, PT Timah juga rutin merealisasikan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Inisiatif ini mencakup agenda pemberdayaan warga sekitar hingga pendampingan bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Program-program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ucap Ruddy.
Sebagai catatan tambahan, merujuk pada data agregat perolehan terkini, sebanyak 20 BUMN tercatat telah menggelontorkan kewajiban pajaknya dengan nilai total menembus Rp439 triliun. Dalam daftar tersebut, PT Pertamina menduduki posisi puncak sebagai perusahaan negara dengan setoran pajak terbesar yang mencapai Rp224,53 triliun.
(NIA DEVIYANA)