Sementara itu, kata Susanto, pihaknya masih terus melakukan investigasi lebih lanjut bersama aparat berwenang untuk mengetahui penyebab insiden ledakan dan kebarakan.
"Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman," katanya.
Lebih lanjut Susanto mengatakan, Pertamina telah menyiapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan dukungan suplai dari SPBE terdekat, yaitu SPBE PT Kenrope Sarana Pratama (±5,8 km), SPBE PT Pacific Sumber Segara (±7,1 km) dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa (±7,9 km).
Pertamina Patra Niaga, lanjut dia, telah meminta Pihak SPBE untuk melakukan penanganan terbaik bagi korban terdampak, termasuk memastikan penanganan keluhan masyarakat terdampak dilakukan dengan baik dan optimal.
"Adapun data jumlah korban masih dalam proses pendataan dan akan disampaikan lebih lanjut," katanya.
"Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panic buying atas kejadian ini, karena Telah disediakan titik suplai pengganti SPBE untuk tetap melayani masyarakat," kata Susanto.
(Nur Ichsan Yuniarto)