AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24042.51
-0.29%
-70.27
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Astra International (ASII) Catatkan Laba Rp14,97 Triliun di Kuartal III-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 29 Oktober 2021 09:54 WIB
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal III-2021
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal III-2021. (Foto: MNC Media)
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal III-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal III-2021. Pada laporan keuangan per 30 September 2021, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,97 triliun atau lebih tinggi 
6,68 persen dibanding 30 September 2020 sebesar Rp14,03 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp167,40 triliun atau naik 28,42 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp130,34 triliun, dengan laba per saham dasar Rp370.

Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas penjualan barang, jasa dan sewa, jasa keuangan, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diselesaikan, dan pendapatan dari sumber lainnya (dari jasa keuangan, sewa dari properti dan lain-lain).

Penjualan barang memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan Perseroan  sebesar Rp115,95 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp84,44 triliun. Kemudian, jasa dan sewa tercatat Rp33,30 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp30,58 triliun, jasa keuangan tercatat Rp18,14 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp15,31 triliun.

Adapun rincian pendapatan grup dari kontrak pelanggan dan sumber lainnya, diantaranya yaitu pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diselesaikan tercatat Rp146,95 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp112,86 triliun, dan pendapatan dari sumber lainnya tercatat Rp20,45 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp17,48 triliun.

Perbedaan pendapatan Perseroan di kuartal III-2021 dengan periode sebelumnya terjadi pada keuntungan penjualan investasi pada PT Bank Permata Tbk, dimana pada kuartal III-2020 Perseroan mencatatkan keuntungan penjualan investasi sebesar Rp5,88 triliun.

ASII mencatatkan adanya peningkatan beban pokok pendapatan di kuartal III-2021 menjadi Rp131,14 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp101,04 triliun, beban pajak penghasilan juga meningkat menjadi Rp4,66 triliun dari sebelumnya Rp2,61 triliun. Sementara itu, beban penjualan menurun menjadi Rp7,40 triliun dibanding sebelumnya Rp8,48 triliun.

Selain itu, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp29,56 triliun, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp4,22 triliun, dan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp12,50 triliun.

Astra International mencatatkan liabilitas sebesar Rp152,66 triliun dan ekuitas Rp209,55 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp362,21 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp338,20 triliun. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD