AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Dibayangi Sentimen Negatif Market Global, IHSG Bisa Ikut Tertekan

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 20 Mei 2022 07:38 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi bergerak dengan kekhawatiran naiknya inflasi di market global.
Dibayangi Sentimen Negatif Market Global, IHSG Bisa Ikut Tertekan. (Foto: MNC Media)
Dibayangi Sentimen Negatif Market Global, IHSG Bisa Ikut Tertekan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi bergerak dengan kekhawatiran naiknya inflasi di market global. Kondisi itu membuat IHSG berpotensi bergerak di rentang 6.776-6.873.

Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal terpengaruh oleh turunnya permintaan konsumen dan akan berlanjutnya kenaikan suku bunga The Fed.

Hal tersebut juga kembali mendorong turun Indeks DJIA di hari Kamis kemarin sebesar -236.94 poin (-0.75 persen) sehingga selama 2 hari indeks Dow Jones turun super tajam sebesar -1401 poin (-4.32 persen).

Tak hanya itu, turunnya harga komoditas juga kejatuhan nilai tukar rupiah bisa membuat sentimen negatif di tengah IHSG yang sedang rebound.

"Serta turunnya harga komoditas Timah -3.07 persen, Coal -0.80 persen & CPO -0.61 persen di tengah berlanjutnya kejatuhan nilai tukar Rupiah yang saat ini menuju level 14,800 berpotensi menjadi sentimen negatif untuk perdagangan Jumat ini," kata Edwin dalam risetnya, Jumat (20/5/2022).

Di sisi lain, katalis alias sentimen positif datang dari berlanjutnya kejatuhan yield obligasi AS dan Indonesia tenor 10 tahun, naiknya EIDO sebesar +1.72 persen serta naiknya harga komoditas Oil, Gold & Nikel yang masing-masing menguat sebesar +2.21 persen, +1.39 persen & 7.1 persen.

Saham rekomendasi Buy: INCO, MDKA, TINS, ANTM, AALI, LSIP

Saham-saham yang dapat menjadi pilihan di antaranya:
INCO 7,250 - 8,000
MDKA 4,725 - 5,225
TINS 1,620 - 1,790
ANTM 2,340 - 2,580
AALI 11,600 - 12,800

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD