AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Jelang Akhir Tahun, Simak Sentimen yang Bakal Pengaruhi Kinerja Ritel

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 19 Oktober 2021 08:55 WIB
Kinerja emiten sektor ritel jelang akhir tahun 2021 akan didorong oleh sejumlah hal, di antaranya daya beli masyarakat dan minat.
Jelang Akhir Tahun, Simak Sentimen yang Bakal Pengaruhi Kinerja Ritel. (Foto: MNC Media)
Jelang Akhir Tahun, Simak Sentimen yang Bakal Pengaruhi Kinerja Ritel. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kinerja emiten sektor ritel jelang akhir tahun 2021 akan didorong oleh sejumlah hal. Adapun yang paling memberikan dampak signifikan terhadap kinerja emiten sektor tersebut yaitu minat dan daya beli masyarakat.

Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada mengatakan, kinerja emiten ritel akan bergantung dari minat dan daya beli masyarakat, dimana Badan Pusat Statistik (BPS) atau lembaga-lembaga riset tertentu yang akan mengeluarkan hasil survei konsumsi masyarakat dan nantinya akan menjadi penilaian pelaku pasar bagaimana daya beli di masyarakat dan bagaimana pengeluaran masyarakat.

"Kalau untuk belanja maka bisa dinilai konsumsi dan daya beli masyakarat dinilai membaik, dan itu akan diasumsikan dapat berimbas pada pendapatan emiten-emiten ritel," ujar Reza kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Reza menambahkan, dengan adanya pelonggaran dan penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan daya beli masyarakat yang terjaga, maka persepsinya akan tetap positif.

"Lagipula, selama PPKM, katakanlah orang gak keluar rumah tapi kan masih bisa belanja secara online. Nah, justru di sini nanti akan terlihat ritel-ritel yang mana aja yang dapat bertahan, baik dia build up platform belanja digitalnya atau masuk dalam ekosistem platform digital yang ada," ucapnya.

Reza menyampaikan beberapa saham ritel yang bisa dipertimbangkan oleh investor diantaranya PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD