AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

Perpanjangan PPKM Mikro Bikin Rupiah Perkasa Atas Dolar

MARKET NEWS
Ferdi Rantung/Sindonews
Selasa, 23 Februari 2021 17:00 WIB
Mata uang Garuda menguat 25 poin di level Rp14.092 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.117 per USD.
Perpanjangan PPKM Mikro Bikin Rupiah Perkasa Atas Dolar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Nilai tukar Rupiah ditutup menguat pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda menguat 25 poin di level Rp14.092 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.117 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, dalam laporannya menyebutkan, pergerakan nilai rupiah dipengaruhi oleh optimisme pemerintah terkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara Mikro untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Hal tersebut akan memicu perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2021.

"Di samping itu vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah juga akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat apalagi WHO sudah mencanangkan kemungkinan besar di tahun 2022 Covid-19 akan sirna," ujar Ibrahim dalam riset harian,  Selasa (23/2/2021)

Selain itu, gelontoran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang cukup besar di awal tahun 2021 sebesar Rp700 triliun dinilai mulai berdampak positif. Hal tersebut terlihat dari tingkat konsumsi masyarakat yang mulai pulih.

"Dana ini yang berfokus pada Kesehatan, vaksinasi, bansos, BLT dan UMKM. Tujuannya adalah untuk untuk kembali menggerakkan ekonomi dan ini bisa dilihat dari konsumsi masyarakat yang terus membaik dan ini akan berdampak positif untuk Pertumbuhan ekonomi di Kuartal-I," jelas Ibrahim.

Untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat direntang Rp14.500 hingga Rp14.120 per USD. (TYO)

Rekomendasi Berita
Risiko Investasi Saham
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD