AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Terimbas Pandemi, Laba Tugu Insurance Turun Jadi Rp 271 Miliar di 2020

MARKET NEWS
Oktiani/Koran Sindo
Kamis, 06 Mei 2021 19:28 WIB
Pencapaian ini turun jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp505 miliar.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp271 miliar pada tahun 2020. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) dengan kode emiten TUGU mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp271 miliar pada tahun 2020. Pencapaian ini turun jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp505 miliar. Penurunan laba tersebut tidak lepas sebagai dampak dari pelemahan ekonomi dan bisnis secara global akibat pandemi Covid-19.

Direktur Pemasaran Asuransi Minyak dan Gas Bumi Tugu Insurance Budi P Amir mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19, pelemahan ekonomi, bencana banjir di awal tahun, penurunan ICP (Indonesia Crude Price), penurunan harga properti serta pelemahan pasar saham menjadi kontributor utama terjadinya penurunan laba Tugu Insurance.

"Sejak terjadinya pandemi, Tugu Insurance terus melakukan improvement dalam proses bisnisnya terutama dengan melakukan implementasi teknologi untuk memastikan agar produk dan layanan yang diberikan bisa tetap terjaga dan tidak terjadi penurunan kualitas. Kami percaya nilai ini akan menjadi pertimbangan bagi pelanggan baik individu maupun korporat di masa yang akan datang dalam memilih produk asuransi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Dilihat dari posisi keuangan saat ini. total aset Tugu Insurance adalah sebesar Rp19,46 triliun, turun dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp20,73 triliun khususnya dari asset reasuransi sejalan dengan penyelesaian beberapa klaim besar di tahun 2020.

Hal ini juga tercermin dalam penurunan liabilitas yang turun dari Rp12,46 triliun menjadi Rp11 triliun. Sementara untuk total ekuitas mengalami kenaikan menjadi Rp8,46 triliun dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp8,27 triliun.

Dilihat dari Laporan Laba Rugi, total pendapatan konsolidasian Tugu insurance mengalami penurunan sebesar 14,88% menjadi Rp2,46 triliun dari Rp2,89 triliun di tahun sebelumnya.

Total beban konsolidasian di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 6,21% menjadi Rp2,12 triliun seiring dengan efektivitas dan efisiensi proses yang dilakukan, sementara laba per saham yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dasar dan dilusian juga turun menjadi Rp149 per saham dari tahun sebelumnya sebesar Rp258 per saham.

Saat ini Tugu Insurance memiliki rasio solvabilitas sebesar 427,68%, turun sedikit dari 434,31% di tahun 2019. Namun demikian, nilai ini masih jauh di atas ketentuan minimal yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan Institusi Keuangan Non-Bank (OJK-IKNB) sebesar 120%.

Di tengah masa yang sulit dan penuh tantangan Tugu Insurance berhasil mempertahankan peringkat  internasional dari AM Best selama 5 tahun berturut-turut dengan nilai Financial Strength Rating “A- (excellent)”dan Long Term Issuer Credit Rating “a-“ serta berhasil meningkatkan outlooknya ke “stable” di 2020 karena keberhasilannya mempertahan kinerja yang positif.(TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD