AALI
8850
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
650
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
316
AGII
2500
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
144
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
695
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.43
-0.46%
-2.48
IHSG
7127.50
-0.71%
-51.08
LQ45
1020.20
-0.53%
-5.44
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
0.00
-100%
-14116.59
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,125
Emas
799,103 / gram

UNVR Jual Aset ke Perusahaan UAE Rp84 Miliar, Kenapa?

MARKET NEWS
Aldo Fernando - Riset
Rabu, 08 Juni 2022 17:54 WIB
Emiten consumer goods PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berencana menjual aset kepada Ekaterra yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) senilai EUR 5,49 juta.
UNVR Jual Aset ke Perusahaan UAE Rp84 Miliar, Kenapa? (Foto: MNC Media)
UNVR Jual Aset ke Perusahaan UAE Rp84 Miliar, Kenapa? (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Emiten consumer goods PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berencana menjual aset bisnis kepada Ekaterra yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) senilai EUR 5,49 juta atau setara dengan Rp84,91 miliar (asumsi kurs Rp15.456/EUR).

 Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) soal Laporan Ringkas Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut, transaksi pengalihan aset berupa bisnis teh ini merupakan bagian dari transaksi global Grup Unilever.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari manajemen Perseroan, grup Unilever telah menyelesaikan tinjauan strategis, grup Unilever memutuskan untuk memisahkan dan menjual sebagian besar bisnis teh globalnya (Transaksi Global),” jelas manajemen UNVR, dikutip IDXChannel, Rabu (8/6/2022).

Berkaitan dengan reorganisasi dalam Grup, kata manajemen UNVR, aset dan perusahaan yang terkait dengan bagian yang relevan dari bisnis teh global Unilever dipindahkan ke kelompok khusus teh yang baru yang bernama Ekaterra.

“Bisnis teh domestik Perseroan tidak termasuk dalam Transaksi Global dan tetap dipertahankan oleh Perseroan,” imbuh manajemen.

Manajemen melanjutkan, sebagai bagian dari Transaksi Global dan untuk mengoptimalkan biaya dan operasi secara lokal, perseroan menjual aset bisnis the tersebut ke Ekaterra.

Adapun, aset UNVR yang dialihkan dalam transaksi berupa mesin produksi dan perlengkapannya yang berlokasi di Cikarang dan Agriwangi.

Namun, kata manajemen, UNVR masih akan terus menggunakan aset bisnis untuk memproduksi produk ekspor untuk Ekaterra selama masa transisi, sampai saat di mana aset bisnis tersebut dipindahkan ke lokasi Ekaterra dan dapat beroperasi secara mandiri.

Sebelumnya, pada 12 November 2021 Unilever Indonesia dan Ekaterra telah menandatangani perjanjian pengalihan aset sebagaimana telah diubah pada tanggal 23 Mei 2022 dalam rangka pelaksanaan Pengalihan Aset Bisnis dan Penggunaan Aset Bisnis.

Mengacu pada penjelasan manajemen UNVR, rencana transaksi tersebut termasuk ke dalam transaksi afiliasi. Ini mengingat bahwa pihak pembeli aset bisnis, yaitu Ekaterra dan Unilever Indonesia merupakan pihak yang terafiliasi (berada dalam Grup Unilever).

Untuk transaksi yang tergolong dalam transaksi afiliasi, POJK 42/2020 mensyaratkan adanya laporan penilaian atas obyek transaksi (dalam kasus ini aset bisnis UNVR) dan Pendapat Kewajaran.

Unilever Indonesia sendiri telah menunjuk Sehubungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Suwendho Rinaldy & Rekan (SSR), untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas kewajaran aksi korporasi Perseroan terkait pengalihan aset bisnis tersebut.

Berdasarkan analisis kewajaran atas rencana transaksi yang telah dilakukan, pihak SSR menyimpulkan bahwa penjualan aset adalah wajar. (ADF)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD