sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Upaya Emiten Bank Penuhi Free Float 15 Persen Terbentur Valuasi Saham

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
05/10/2026 10:09 WIB
Sejumlah bank di Indonesia menghadapi kebutuhan meningkatkan kepemilikan publik atau free float.
Upaya Emiten Bank Penuhi Free Float 15 Persen Terbentur Valuasi Saham. (Foto: Magnific)
Upaya Emiten Bank Penuhi Free Float 15 Persen Terbentur Valuasi Saham. (Foto: Magnific)

Jika seluruh saham diterbitkan dan seluruhnya masuk ke publik, free float BRIS secara teoritis dapat meningkat menjadi sekitar 20,98 persen.

Di sisi lain, penerbitan maksimal tersebut akan menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham yang tidak berpartisipasi sekitar 12,85 persen.

BRIS juga memproyeksikan modal meningkat dari Rp51,1 triliun pada 2026 menjadi Rp64,4 triliun pada 2027.

Rasio kecukupan modal atau CAR diperkirakan naik dari 20,38 persen menjadi 23,31 persen, sehingga posisi permodalan bank semakin mendekati kategori KBMI 4.

Dengan menggunakan estimasi laba 2026 konsensus Bloomberg yang telah disesuaikan serta asumsi payout ratio 20 persen untuk laba 2026 yang dibayarkan pada 2027, UOB Kay Hian memperkirakan secara ilustratif kebutuhan pendanaan bersih BRIS sekitar Rp5,25 triliun.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Advertisement
Advertisement