“Apa pun berita utama yang berkaitan dengan konflik saat ini, hal itu memengaruhi harga minyak, dan harga minyak kemudian memengaruhi pasar keuangan,” kata Andersen, sambil menambahkan bahwa fluktuasi harga minyak dapat berdampak pada pengeluaran konsumen dan perusahaan.
Selain itu, pemerintahan Trump memberlakukan tarif baru sebesar 10 persen dan 12,5 persen terhadap barang-barang dari 60 mitra dagang, dengan alasan penegakan larangan kerja paksa yang lemah. Langkah ini diambil seiring berakhirnya masa berlaku tarif global sementara sebesar 10 persen.
Data hari Jumat menunjukkan bahwa aktivitas di sektor jasa AS meningkat pada bulan Juli, sebagian didorong oleh pengeluaran seputar Piala Dunia FIFA dan libur Hari Kemerdekaan, sementara laju pertumbuhan di sektor manufaktur melambat ke level terendah sejak Maret.
Di antara saham-saham lain yang mengalami kenaikan, saham SLB (SLB.N) naik 11 persen setelah perusahaan jasa ladang minyak tersebut melampaui ekspektasi laba kuartal kedua.
Saham yang menguat melebihi yang melemah dengan rasio 1,32 banding 1 di NYSE, di mana terdapat 161 rekor tertinggi baru dan 198 rekor terendah baru. Di Nasdaq, 2.174 saham naik dan 2.718 saham turun, dengan saham yang melemah melebihi yang menguat dengan rasio 1,25 banding 1.
(Nur Ichsan Yuniarto)