sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AI Makin Dominan dalam Branding, Perusahaan Dituntut Tetap Jaga Autentisitas

Milenomic editor Kontributor IDX Channel
17/04/2026 17:17 WIB
Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam strategi branding semakin berkembang pesat. Namun perusahaan diingatkan untuk tetap menjaga autentisitas.
AI Makin Dominan dalam Branding, Perusahaan Dituntut Tetap Jaga Autentisitas. (Foto: iNews Media Group)
AI Makin Dominan dalam Branding, Perusahaan Dituntut Tetap Jaga Autentisitas. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam strategi branding semakin berkembang pesat. Namun perusahaan diingatkan untuk tetap menjaga autentisitas dari sisi kemanusiaan agar tidak kehilangan relevansi dengan konsumen.

Hal ini juga diperkuat melalui konsep dalam buku Marketing 7.0: A Guide for Thinking Marketeers in the Age of AI yang menekankan pentingnya adaptasi strategi pemasaran di tengah peran AI yang semakin dominan.

Dalam WOW Brand 2026, tema “Branding in the Age of AI” menyoroti pentingnya keseimbangan antara teknologi dan koneksi emosional. AI dinilai mampu membuat proses menjadi lebih cepat, presisi, dan terukur, tetapi juga menuntut brand untuk tetap menghadirkan interaksi yang autentik.

COO MCorp, Iwan Setiawan, menekankan bahwa tantangan utama brand saat ini adalah menjaga autentisitas di tengah banjir konten digital.

“Otak manusia modern sudah punya aggressive filtering. Begitu melihat sesuatu yang bernuansa iklan atau terlalu 'rapi', kita otomatis mengabaikannya. Merek yang mau menunjukkan apa adanya dirinya, lengkap dengan kekurangan dan kelemahannya, justru itulah yang paling sukses di media sosial,” ujar Iwan dalam pernyataannya, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement