Namun, pemerintah setempat tetap memperingatkan masyarakat setempat bahwa produk tembakau alternatif, seperti vape, tetap berbahaya dan membahayakan tubuh.
“Produk ini ditujukan untuk menarik minat anak muda dan tetap mengakibatkan ketergantungan pada nikotin, serta menciptakan generasi perokok baru,” kata Head of Tobacco and Alcohol Control Office Manny Lam Man-chung.
Pencegahan penggunaan vape di Hong Kong mulai dirancang pada 2022, ketika pemerintah meluncurkan aturan yang melarang penjualan dan importasi perangkat vape. Namun, larangan ini tetap dapat diakali dengan transaksi online.
Sehingga, untuk mempersempit ruang gerak penggunaan vape, pemerintah meluncurkan larangan vaping di muka umum.
“Dulu jika ada orang vaping di jalanan, tidak ada hukumnya; mereka tinggal bilang ‘Ini stok lima tahun lalu.’ Sekarang sudah ada hukumnya; aturan ini juga membantu memberantas black market,” kata anggota parlemen David Lam.