sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rapim TNI-Polri: Kapolri Instruksikan Anggota untuk Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

News editor Puteranegara
10/02/2026 16:35 WIB
Pantauan dan penjagaan harga bahan pokok menjelang Ramadan juga dibahas dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri yang digelar di TMII.
Rapim TNI-Polri: Kapolri Instruksikan Anggota untuk Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan. (FOTO: MNC Media)
Rapim TNI-Polri: Kapolri Instruksikan Anggota untuk Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan. (FOTO: MNC Media)

IDXChannelKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus memantau dan menjaga harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan Ramadan

Sigit mengungkapkan, pantauan dan penjagaan harga bahan pokok menjelang Ramadan juga dibahas dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Selasa (10/2/2026). 

“Sehingga itu juga menjadi pembahasan kami agar selama bulan Ramadan, se-optimal mungkin kita jaga agar harga-harga khususnya sembilan bahan pokok bisa kita jaga,” kata Sigit kepada awak media.

Menurut Sigit, menjelang Ramadan umumnya harga bahan-bahan pokok naik karena masyarakat mulai membeli untuk stok hingga lebaran. Sebab itu, Ia meminta kepada jajarannya agar melakukan pemantauan terkait hal tersebut. 

“Itu juga menjadi salah satu yang kami bahas karena memang kita menyadari bahwa di setiap mendekati bulan Ramadan, kecenderungannya ada potensi harga meningkat,” tambah Sigit. 

Untuk menjaga harga bahan pokok, Sigit juga meminta kepada jajaran Satgas Pangan Polri untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh kementerian terkait.

Selain itu, Sigit juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan 18 catatan untuk Polri. Arahan tersebut meliputi tugas pokok Polri hingga rencana kerja pemerintahan pada masa kepemimpinannya.

“Jadi, yang jelas di dalam Rapim TNI-Polri ada 18 catatan dan salah satunya ada beberapa yang terkait dengan masalah negara, ada yang terkait dengan masalah tugas pokok Polri, dan ada yang terkait dengan rencana kerja pemerintah,” kata Sigit. 

Adapun beberapa arahan khusus dari Presiden yakni agar program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri ditambah untuk wilayah-wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Selain itu, presiden juga meminta Polri untuk membantu program ketahanan pangan khususnya untuk tanaman jagung.

“Kemudian terkait dengan rencana program hilirisasi, merubah sampah menjadi energi dan juga program lain yang disampaikan oleh Kementerian ESDM terkait dengan pengembangan lifting minyak dan program lain,” ucap Sigit. 

Menurut Sigit, presiden secara khusus menugaskan Polri agar dapat menjaga kebocoran negara serta mengoptimalkan pemasukan negara.

“Saya kira itu hal-hal yang kami diskusikan hari ini, selama beberapa hari ini ke depan, sehingga kemudian menjadi satu kebijakan, satu langkah yang akan ditindaklanjuti oleh para Kasatker dan para Kasatwil di seluruh jajaran,” tutup Sigit.

Sigit menekankan, rapim Polri yang diselenggarakan bakal menindaklanjuti arahan dari Presiden Prabowo. Dia memastikan Korps Bhayangkara siap menyukseskan seluruh program pemerintah. 

“Hari ini kami menindaklanjuti apa yang menjadi direktif Presiden khususnya terkait rencana kerja pemerintah yang akan terus kami dorong untuk betul-betul bisa berjalan dengan sukses,” ujar Sigit. 

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement