AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Milenial, Ini Kelebihan dan Kekurangan KPR Syariah

SYARIAH
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 05 November 2021 15:42 WIB
Kelebihan dan kekurangan KPR Syariah masih menjadi perhatian hingga saat ini.
Milenial, Ini Kelebihan dan Kekurangan KPR Syariah. (Foto: Kelebihan dan Kekurangan KPR Syariah)
Milenial, Ini Kelebihan dan Kekurangan KPR Syariah. (Foto: Kelebihan dan Kekurangan KPR Syariah)

IDXChannel - Kelebihan dan kekurangan KPR Syariah masih menjadi perhatian hingga saat ini. KPR Syariah tentu menjadi pilihan bagi masyarakat yang telah memasuki usia kerja maupun berkeluarga. 

Saat ini harga rumah dan apartemen semakin tinggi, hal itu menjadi kemungkinan semakin kecilnya minat orang yang membeli rumah secara tunai. KPR Syariah dikenal sebagai pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk pembelian rumah tinggal. KPR merupakan pembiayaan baik untuk rumah baru ataupun bekas dengan menerapkan akad. 

Pembiayaan rumah dengan metode syariah ini banyak digemari karena memberikan pinjaman dana dengan mengikuti syariat Islam dan bebas riba. Salah satu keunggulan KPR Syariah yakni tidak ada bunga yang akhirnya membuat cicilan tetap sama sampai dengan masa angsuran KPR berakhir. Dimana dalam proses pengajuannya bisa didapatkan lewat bank syariah ataupun langsung melalui pengembang.


Adapun keuntungan jika memilih KPR Syariah:

1. Tidak Ada Bunga Hingga Akhir Angsuran
Bebas dari bunga atau riba menjadi keunggulan dari KPR Syariah. Prinsip transparansi tentunya membuat seluruh komponen biaya di KPR Syariah ini jelas, sehingga membuat nasabah mengetahui keuntungan bank, cicilan pokok, hingga komponen biaya lainnya.

2. Uang Muka KPR Syariah Lebih Ringan
Uang muka untuk KPR Syariah lebih ringan jika Anda bandingkan dengan KPR Konvensional. KPR Syariah membolehkan nasabahnya untuk membayar DP hanya dengan 10% saja, sedangkan KPR Konvensional minimal 15%. 

3. Jumlah Cicilan Yang Flat
Jumlah cicilan untuk KPR Syariah itu pasti di setiap bulannya hingga lunas. Sistem bunga ini tidak ada, sehingga para pembeli membayar dengan jumlah pasti tanpa terpengaruh naik-turunnya suku bunga Bank Indonesia (BI). Sedangkan di bank konvensional, jika suku bunga menjadi melonjak atau floating maka cicilan per bulan jadi ikut membengkak.

4. Tidak Ada Biaya Penalti
Banyak nasabah yang akhirnya melunasi cicilan KPR sebelum jatuh tempo. Jika di KPR Syariah hal tersebut tidak ada biaya pinalti. Namun jika hal itu dilakukan di bank konvensional, pembeli akan terkena pinalti dengan besaran biaya 1% hingga 2% dari total sisa hutang yang dilunasinya. 

Selain keuntungan, kekurangan dari KPR produk bank Syariah salah satunya yakni denda keterlambatan, periode pinjaman pendek, dan tidak mengalami penurunan bunga. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD