AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Insentif PPnBM Mobil Diharapkan Percepat Pemulihan Ekonomi

ECONOMICS
Taufik Fajar/Okezone
Senin, 01 Maret 2021 22:55 WIB
Agus menyebut, kebijakan relaksasi pajak yang berlaku diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Insentif PPnBM Mobil Diharapkan Percepat Pemulihan Ekonomi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah memberikan insentif pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan bermotor

Aturan tertuang dalam PMK Nomor 20/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Barang Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyebut, kebijakan relaksasi pajak yang berlaku diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional. 

Hal ini dikarenakan, industri otomotif yang telah terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19, merupakan salah satu sektor utama pendongkrak perekonomian nasional. 

"Jadi peranan industri otomotif dan pendukungnya bagi perekonomian sangat besar, menyumbang lebih dari 1,5 juta tenaga kerja dan juga berkontribusi rata-rata Rp700 triliun ke produk domestik bruto(PDB)," ujar dia dalam telekonfrensi, Senin (1/3/2021). 

Kemudian, kata Agus, dengan diterapkannya stimulus yang berlaku secara bertahap hingga Desember mendatang. 

"Dan kami memproyeksikan akan ada penambahan penjualan mobil hingga 81.000 unit," ucap dia. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, insentif ini bakal berimplikasi positif pada sektor otomotif serta dapat mempertahankan basis industri otomotif. 

Kemudian, berpotensi menyerap 1,5 juta tenaga kerja langsung dan 4,5 juta tenaga kerja tidak langsung, serta berdampak pada 7.451 pabrik. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD