sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian PKP Targetkan Serapan Anggaran 97,48 Persen di Akhir 2026

Economics editor Rohman Wibowo
02/07/2026 07:42 WIB
Kementerian PKP menargetkan penyerapan anggaran hingga 31 Desember 2026 mencapai 97,48 persen dari pagu anggaran Rp12,52 triliun.
Kementerian PKP Targetkan Serapan Anggaran 97,48 Persen di Akhir 2026. (Foto: iNews Media Group)
Kementerian PKP Targetkan Serapan Anggaran 97,48 Persen di Akhir 2026. (Foto: iNews Media Group)

“Sesuai janji kami setiap bulan Kementerian PKP akan menyampaikan realisasi, baik APBN dan Program Perumahan dari Kementerian PKP," ujar Didyk dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang, Teddy Paul H. Siagian, memaparkan mekanisme pelaksanaan pembangunan hunian tetap (Huntap), mulai dari mekanisme teknis, spesifikasi bangunan, penyiapan lahan, hingga sebaran lokasi pembangunan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, menyampaikan soal realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan hingga 30 Juni 2026 telah mencapai Rp20,3 triliun. Capaian tersebut menjadi dasar penambahan plafon KUR Perumahan menjadi Rp50 triliun.

Secara wilayah, Provinsi Jawa Tengah menjadi penyerap terbesar KUR Perumahan dengan nilai mencapai Rp4,6 triliun. Sementara itu, berdasarkan lembaga penyalur, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat realisasi tertinggi sebesar Rp10,55 triliun.

Untuk Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), realisasi penyaluran subsidi perumahan telah mencapai 93.339 unit rumah. Berdasarkan bank penyalur, Bank Tabungan Negara (BTN) masih menjadi yang terbesar dengan realisasi 45.726 unit. Dari sisi asosiasi pengembang, Realestat Indonesia (REI) mencatat penyaluran tertinggi sebanyak 38.855 unit, sedangkan Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan realisasi FLPP terbesar, yakni mencapai 23.021 unit.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement