Sementara itu, tingkat pengangguran pada lulusan SMK mencapai 8,63 persen pada tahun yang sama, tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, BIRU menghadirkan ekosistem pelatihan dan sertifikasi terintegrasi yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pelatihan dan kebutuhan industri, memperkuat kesiapan kerja, serta membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja, termasuk di pasar internasional seperti Jepang.
BIRU Training Center dan Test Center merupakan bagian dari upaya BIRU untuk memperluas akses terhadap pendidikan vokasi yang berkualitas serta memperkuat jalur menuju pekerjaan yang layak. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
"Ekosistem terintegrasi ini menggabungkan pelatihan, persiapan kompetensi, dan sertifikasi dalam satu platform yang dirancang untuk mencerminkan kondisi industri serta kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang," tuturnya.
Melalui pendekatan ini, BIRU berupaya mempersiapkan talenta Indonesia agar siap memanfaatkan peluang di sektor-sektor dengan permintaan yang berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional.