"Kami fokus menyiapkan peserta melalui pelatihan yang mencerminkan kondisi kerja nyata, didukung oleh proses penguatan kompetensi dan sertifikasi dalam satu ekosistem yang terintegrasi," tutur dia.
Melalui kombinasi kurikulum yang relevan, praktik berbasis peralatan industri, serta pembelajaran yang berorientasi pada industri, pihaknya ingin membantu peserta membangun keterampilan, disiplin, dan kesiapan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja dengan lebih percaya diri.
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, lebih dari 60 peserta telah menyelesaikan pelatihan di BIRU Training Center, dan beberapa lulusannya telah mulai bekerja di Jepang pada Maret 2026.
Berangkat dari capaian awal tersebut, BIRU menargetkan melatih lebih dari 30 peserta setiap bulan guna mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di sektor pemeliharaan gedung di Jepang. Peluang ini didukung oleh permintaan yang tetap kuat terhadap tenaga kerja asing di Jepang, di mana Badan Layanan Imigrasi mencatat terdapat 287.882 individu dengan status Pekerja Berketerampilan Spesifik hingga akhir Januari 2025, termasuk di sektor pengelolaan kebersihan gedung.
Peluncuran ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesiapan tenaga kerja, melalui dukungan dari pemerintah dan mitra institusional yang memiliki visi bersama dalam memperluas akses terhadap pendidikan vokasi berkualitas serta peluang kerja.