Melalui BIRU, pihaknya berupaya turut menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda yang tidak sedang bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan, dengan memperkuat keterkaitan antara pelatihan dan dunia kerja, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja bagi talenta Indonesia.
Salah satu contoh dari pendekatan ini adalah program Japan Building Cleaning BIRU, yang mendukung penempatan tenaga kerja melalui skema Pekerja Berketerampilan Spesifik/Specified Skilled Worker (SSW/Tokutei Ginou) di Jepang. Skema ini dirancang untuk membantu menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor yang terus mengalami kekurangan tenaga kerja, termasuk bidang pengelolaan kebersihan gedung.
Keunggulan program ini terletak pada penggunaan peralatan pembersih dan perlengkapan pendukung yang diimpor khusus dari Jepang, sehingga peserta dapat berlatih dengan standar dan kondisi kerja yang mendekati praktik sebenarnya. Program ini dibawakan oleh instruktur bersertifikat yang memiliki pengalaman industri yang relevan, dengan kurikulum yang disusun selaras dengan standar Jepang.
Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk mengembangkan keterampilan teknis, disiplin, serta etos kerja yang sesuai dengan ekspektasi pasar kerja di Jepang.
Kanya Stira Sjahrir, Chief Executive Officer BIRU, menambahkan, sejak didirikan, BIRU terus berkomitmen untuk membantu menjembatani kesenjangan antara pelatihan dan dunia kerja.