sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Diakuisisi Morris Capital, PIPA Fokus Perkuat Manajemen dan Ekspansi Strategis

Market news editor Rahmat Fiansyah
04/02/2026 13:24 WIB
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) siap menjalankan transformasi strategis perusahaan di bawah kendali pemegang saham baru, Morris Capital Indonesia (MCI). 
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) siap menjalankan transformasi strategis di bawah kendali pemegang saham baru, Morris Capital Indonesia (MCI). (Foto: Ist)
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) siap menjalankan transformasi strategis di bawah kendali pemegang saham baru, Morris Capital Indonesia (MCI). (Foto: Ist)

Direktur Utama PIPA, Firrisky Ardi Nurtomo, menyatakan optimismenya terhadap masa depan perseroan dengan core business yang baru serta aset yang akan dimasukkan ke dalam perusahaan. Dia menjelaskan bahwa terdapat beberapa fase yang akan dilalui, termasuk penguatan struktur permodalan, valuasi aset, serta kajian pajak (tax exposure) yang dilakukan bersama pihak independen yang kompeten dan saat ini sedang berjalan.

“Dengan adanya transformasi ini, kami melihat potensi besar pada fundamental PIPA ke depannya. PIPA menyiapkan sejumlah inisiatif strategis pada 2026. Perseroan merencanakan investasi inti pada aset pengolahan minyak dan gas serta logistik, yang diharapkan menjadi sumber pendapatan utama jangka panjang dengan margin yang sangat baik,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).

Dari sisi penguatan infrastruktur manajemen dan permodalan, PIPA masih mempertimbangkan rencana aksi korporasi atau instrumen pendanaan lainnya untuk mendukung pengembangan aset logistik dan infrastruktur atau production plant di sektor minyak dan gas, termasuk transportasi, penyimpanan, dan distribusi migas. Selain itu, perseroan menargetkan ekspansi usaha melalui akuisisi perusahaan afiliasi di sektor perdagangan migas.

Serangkaian langkah tersebut ditujukan untuk menciptakan sumber pendapatan berulang, memperbaiki struktur margin, serta memperkuat posisi PIPA dalam rantai pasok industri energi nasional. Perrseroan juga menegaskan bahwa seluruh proses transisi dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta transparansi sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement