Dia menyebut kenaikan harga BBM saat ini berpotensi membuat masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi untuk mobilitasnya.
Oleh karenanya, dia meyakini bahwa penggunaan transportasi umum oleh masyarakat akan mengalami peningkatan di atas 30 persen.
"Akan menjadi sangat baik kalau kemudian orang terus-menerus menggunakan transportasi umum sudah di atas angka 30 persen. Apakah bisa? Saya yakin bisa. Apalagi dengan kenaikan BBM ini maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar," kata dia.
Sebagai upaya mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi, Pemprov DKI Jakarta selama ini telah memiliki program gratis naik transportasi umum untuk 15 golongan.
"Sehingga dengan demikian di Jakarta ini hal yang berkaitan dengan transportasi umum sudah sangat baik. Pilihannya juga banyak apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, Mikrotrans, JakLingko dan sebagainya," kata dia.
Adapun, harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan yakni Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250/liter atau lebih mahal Rp3.950. Sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) naik Rp4.100 menjadi Rp17.000/liter dari sebelumnya Rp12.900/liter.
(Nur Ichsan Yuniarto)