“Untuk apa? Yang saya sampaikan tadi, untuk saling melindungi, melindungi diri mereka juga dan juga bisa mereka melakukan pengecekan nanti, jangan-jangan nomor mereka juga dipakai secara tidak sah,” katanya.
Hingga saat ini masih ada sekitar 295 juta nomor lama (existing number) dengan 3,97 persen di antaranya adalah nomor jenis prabayar. Di sisi lain, sifat sukarela atau voluntary untuk registrasi SIM Card berbasis biometrik bagi pengguna lama ini juga dikarenakan kesiapan sistem operator seluler.
“Kenapa dimulai dengan voluntari, satu existing number kita sampai saat ini sekitar 295 juta di mana 3,97 persen itu adalah prabayar. Kenapa saya bilang voluntary dulu? Karena kami ingin melihat kesiapan sistem daripada tiga operator seluler ini. Jika nanti kalau itu diwajibkan, akan ada ratusan juta,” kata Edwin.
(kunthi fahmar sandy)