Selanjutnya, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini mengalami penurunan pada seluruh tingkat pendidikan. Meskipun demikian, responden berpendidikan sarjana dan akademi/diploma masih mencatatkan indeks pada level optimistis, dengan skor masing-masing 109,0 dan 101,2. Sedangkan responden dengan tingkat pendidikan lainnya telah berada pada level pesimistis.
Berdasarkan kelompok usia, indeks masih berada di level optimistis pada kelompok usia 20-40 tahun, sedangkan kelompok usia di atas 41 tahun berada pada level pesimistis.
Indeks Ekspektasi Konsumen
Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan tetap kuat. Hal ini tecermin dari IEK Juni 2026 sebesar 126,4, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 129,7.
Tetap kuatnya IEK bersumber dari optimisme ekspektasi penghasilan, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, dan ekspektasi kegiatan usaha yang masing-masing tercatat sebesar 133,6, 124,4, dan 121,2. Secara spasial, sebagian besar kota mencatat penurunan IEK, dengan penurunan terbesar terjadi di Padang, Bandar Lampung, dan Medan. Sementara itu, beberapa kota lainnya mencatatkan kenaikan IEK.
Persepsi responden terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan berada pada level optimistis pada seluruh kelompok pengeluaran. Namun, peningkatan indeks hanya terjadi pada kelompok pengeluaran di atas Rp5 juta, yang mencatat indeks sebesar 138,9. Sedangkan kelompok lainnya mengalami penurunan indeks.