"Peningkatan surat berharga di LHKPN 2022 murni disebabkan harga saham GOTO yang melambung saat IPO ke kisaran harga Rp250-Rp300 per saham, jadi kekayaan saya tercatat di 2022 sebesar Rp4,8 triliun," kata Nadiem.
Di tahun berikutnya, kekayaan Nadiem di LHKPN tercatat justru menurun. Menurutnya, hal ini justru tak terlepas dari juga turunnya harga saham GOTO saat itu.
"Di tahun 2023, saat kisaran harga saham GOTO drop ke sekitar Rp100, total kekayaan saya pun turun drastis ke Rp906 miliar," ujar dia.
"Di tahun 2024, di mana kisaran harga GOTO drop lagi ke Rp70-Rp80 per saham, kekayaan saya turun lagi ke Rp600 miliar," katanya.