Di saat yang bersamaan, pemerintah mendorong perluasan partisipasi dari sektor perbankan konvensional, pasar modal, optimalisasi pasar karbon, dana filantropi, investasi korporasi, skema blended finance (bauran pembiayaan), hingga kerja sama internasional lewat bank pembangunan multilateral.
“Setiap sumber pembiayaan harus saling melengkapi agar aksi iklim dapat dilaksanakan pada skala kecepatan yang dibutuhkan,” kata Herman.
(NIA DEVIYANA)