AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Mendagri Tito Siapkan Aturan Penggunaan APBD untuk Penanganan Karhutla 

ECONOMICS
Putranegara/Kontri
Rabu, 15 September 2021 14:54 WIB
Mendagri Tito siapkan aturan untuk pemakaian APBD dalam penanganan kebakaran hutan.
Mendagri Tito Siapkan Aturan Penggunaan APBD untuk Penanganan Karhutla  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian mengakui bahwa di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kerap terkendala dengan penggunaan anggaran dalam penanganan ataupun penanggulangannya. Terutama untuk daerah yang rawan terjadinya karhutla seperti Sumatera dan Kalimantan. 

Oleh sebab itu, Tito mengungkapkan, pihaknya bakal membuat aturan untuk kepala daerah dapat menggunakan anggaran APBD untuk kepentingan penanganan karhutla. 

"Oleh karena itu kami akan membuat nomenklatur kodofikasi dalam APBD penanganan kebakaran hutan dan lahan termasuk pencegahannya. Dengan demikian sudah akan teranggarkan dari awal tahun," kata Tito usai menghadiri launching aplikasi ASAP digital nasional di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).

Tito menekankan, wilayah yang rawan karhutla, hampir tiap tahun mengalami permasalahan tersebut. Selama ini, kata eks Kapolri itu, mereka menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam menangani karhutla. Padahal, BTT itu juga termasuk biaya penanganan Pandemi Covid-19, bencana alama dan lainnya. 

Selain itu, dijelaskan Tito, BTT hanya bisa disalurkan apabila sudah terjadi kebakaran. Sedangkan, jika belum adanya hal itu, anggaran tersebut tidak bisa digunakan. 

"BTT hanya bisa digunakan kalau sudah terjadi kebakaran, jadi kalau belum terjadi kebakaran tidak ada biayanya," ujar mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Dengan adanya rencana kodifikasi, Tito berharap, nantinya APBD bisa digunakan untuk tahap pencegahan, sosialisasi, dan dijadikan wadah untuk dibukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

"Dengan akhir tahun bisa dilakukan acara kegiatan pencegahan mulai dari sosialisasi, lalu pengalihan lapangan kerja bagi pelaku pembalakan, pembakaran, dan membuka lahan yang diluar hektar sesuai aturan boleh dibakar hutan agar tak dibakar. Nah ini jangan dibakar tapi digunakan dengan cara tidak dibakar lahan. Oni perlu ada tangan dari Pemerintah untuk membantu mereka," papar Tito.

Lebih dalam, Tito menyebut penyerapan APBD itu juga bisa memberikan dana untuk tim gabungan, personel TNI-Polri dan Manggal Agni untuk menangani Karhutla. 

"Nah ini Pemda harus bantu dengan pembiayaan tanpa melalui BTT. tapi melalui program penanganan hutan dan lahan. Nanti kami akan keluarkan surat edaran kepada seluruh daerah untuk jadi landasan hukum bagi kepala daerah untuk membuat APBD anggaran penanganan hutan dan lahan," tutur Tito.

"Sehingga kami harapkan pembiayaannya akan ada otomatis kegiatan pencegahan, termasuk teman di lapangan yang bekerja tadi quick respon untuk ikut dapat dukungan pembiayaan dari Pemda," sambung Tito.

Sementara itu, Tito mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena meluncurkan aplikasi ASAP digital nasional. Hal itu dinilai sangat strategis untuk penanggulangan karhutla. 

"Dengan aplikasi ASAP yang disampaikan yang tadi kami lihat sendiri atas inisiasi bapak Kapolri. Jujur saya melihat bahwa ini langkah sangat strategis sekali. karena apa? karena pertama mampu mengintegrasikan, mengkolaborasikan dan mensinergikan semua aplikasi yang ada. Ada beberapa aplikasi di daerah, ada di tingkat pusat juga tapi semua terpisah secara sektoral," tutup Tito. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD