AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Melalui Anak Usahanya, Adaro (ADRO) Beli Saham Cita Mineral (CITA) Rp358,76 Miliar

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 17 Desember 2021 08:08 WIB
Adaro Energy lewat ATA memiliki lebih kurang 3,7 persen saham CITA.
Melalui Anak Usahanya, Adaro (ADRO) Beli Saham Cita Mineral (CITA) Rp358,76 Miliar (FOTO:MNC Media)
Melalui Anak Usahanya, Adaro (ADRO) Beli Saham Cita Mineral (CITA) Rp358,76 Miliar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pada 14 Desember 2021, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) membeli saham PT Cita Mineral Investindo (CITA) senilai Rp358,76 miliar. 

Akuisisi dilakukan Adaro Energy melalui anak usaha yaitu PT Alam Tri Abadi (ATA) dan menyusul transaksi itu, Adaro Energy lewat ATA memiliki lebih kurang 3,7 persen saham CITA. 

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (17/12/2021), Adaro Energy melalui anak usaha ATA membeli saham CITA sebanyak 145.601.100 senilai Rp 358,76 miliar. 

Adaro Energy memilih berinvestasi pada saham CITA karena bisnis Metallurgical Grade Bauxite, dan Smelter Grade Alumina merupakan bisnis menjanjikan untuk jangka panjang. 

"Perseroan memilih berinvestasi kepada saham CITA karena perseroan berpendapat bahwa bisnis Metallurgical Grade Bauxite dan smelter grade alumina merupakan bisnis yang menjanjikan dalam jangka panjang seiring dengan perbaikan perekonomian global dan peningkatan harga komoditas,” tulis Sekretaris Perusahaan PT Adaro Energy Tbk, Mahardika Putranto. 

Mahardika menambahkan, Adaro Energy berinvestasi pada instrumen saham sebagai kegiatan investasi keuangan biasa, dan lumrah dilakukan dalam treasury management. 

Adaro Energy saat ini, memiliki posisi keuangan, dan tingkat likuiditas kuat. Dengan begitu, Adaro Energy memiliki fleksibilitas untuk melakukan investasi keuangan terukur pada instrumen memiliki tingkat profil risiko lebih tinggi. 

"Investasi keuangan ini diharapkan dapat memberikan tingkat pengembalian lebih baik dibandingkan dengan investasi keuangan yang konservatif,” kata dia. 

PT Adaro Energy Tbk menyatakan tidak ada dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan. 

Pada penutupan perdagangan Kamis (16/12), saham ADRO naik 0,99 persen ke posisi Rp 2.040 per saham. Saham ADRO berada di level tertinggi Rp 2.080 dan terendah Rp 1.995 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.710. Total volume perdagangan 2.073.097. Nilai transaksi saham ADRO Rp 422,1 miliar. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD